Yang Mengetuk

Aku yang mengetuk

Pada sebuah pintu

Kuyakini akan terbuka Sewaktu-waktu

 

Aku yang mengetuk

Terkadang dengan ketukan pelan

Terkadaang diselingi ucapan lirih tertahan

 

Aku yang mengetuk

Beberapa waktu dengan gedoran

Beberapa waktu diiringi jeritan

Tangisan

 

Aku yang mengetuk

Terkadang lelah tapi tak kenal bosan

Terkadang dalam hening yang sunyi

Terkadang ditengah bising yang sepi

 

Aku yang mengetuk

Hanya untuk memastikan

Masih didepan pintu yang sama

Saat Rabb-ku Membukanya

0 Comments

Tinggalkan Balasan dan Mari Kita Berdiskusi

Rekomendasi

Takut

Takut

5 Februari 2019
Pendidikan di Banten: Tentang Aku, Kamu dan Kita
Politik Warung Kopi
Kemarin Kau yang Bilang
Bumerang

Bumerang

14 April 2018

Kategori

  • Esai (17)
  • Resensi (2)
  • Sastra (8)
  • Tokoh (1)
  • Unique (2)
  • Akun Terkait

    INSTAGRAM

    YOUTUBE