Kosong Satu Kosong Dua
 

Kosong satu kosong dua Satu dua kosong kosong

Mereka yang berlomba bertaruh bertarung

Berebut kursi jabatan

Peramu kebijakan

 

Berlakon bak orang bijak

Bercitra untuk nama baik

Berusaha memikat dengan daya tarik

Aktor politik

 

Berburu suara hingga ke perkampungan

Katanya untuk mendengarkan curhatan keluhan

Berlaga bak  pahlawan

Siang-siang

 

Berjanji itu berjanji ini

berjanji itu ini

Janji disana tebar disini

Tebar janji disana sini

 

Tak peduli janjinya dapat terwujud nyata atau sekedar khayalan

Atau bahkan buaian untuk meninabobokan

Tak peduli janjinya lah yang telah menumbuhkan harapan

Pada berjuta benak yang mendamba kemakmuran

 

Mereka yang mengerahkan segala kekuatan

Mencari Celah untuk menyerang menghancurkan mengalahkan lawan

Dari latar belakang hingga keimanan dari tampang hingga kemaluan

Dipermasalahkan

 

Teruslah Bergaduh

Kami tetap menonton tanpa mengeluh

Pasti datangi bilik suara untuk memilih

Yang memang pantas untuk dipilih

Tags: , , ,

Related Article

0 Comments

Tinggalkan Balasan dan Mari Kita Berdiskusi

Rekomendasi

Apa Kantong Plastik Mesti Disalahkan?
Takut

Takut

5 Februari 2019
Binatangisme

Binatangisme

22 Maret 2018
Pendidikan di Banten: Tentang Aku, Kamu dan Kita
Sumpah, saya Pemuda!

Sumpah, saya Pemuda!

15 November 2019

Kategori

  • Esai (17)
  • Resensi (2)
  • Sastra (8)
  • Tokoh (1)
  • Unique (2)
  • Akun Terkait

    INSTAGRAM

    YOUTUBE

    Kategori

  • Esai (17)
  • Resensi (2)
  • Sastra (8)
  • Tokoh (1)
  • Unique (2)
  • Akun Terkait

    INSTAGRAM

    YOUTUBE